You are here
Home > Tips & Tricks > BAN DEPAN VS BAN BELAKANG

BAN DEPAN VS BAN BELAKANG

BAN DEPAN  VS  BAN  BELAKANG

Arief Rakhmanto csoc 544.

17/01/2017

Siang itu saya hendak membeli “Sepatu” baru untuk carnival diesel bernopung 544. Sesampainya di toko ban “ANU JAYA” saya segera ambil posisi parkir paling dekat dengan koleksi velg yang mereka punya. Terlintas sejenak sepertinya indah sekali jika salah satu velg original itu membungkus kaki kaki “gajah” ini. Namun, lamunan itu langsung sirna ketika sapa suara yang sangat akrab itu terdengar di telinga.

 

“Eh ada om bieb. Mau pake ukuran standar aja?”

“Iya om, standard aja. Biar aman. Jangan lupa, merk SOTOY yah biar empuk tapi traksinya enak.”

“Siap… taro depan kan”

“HAH??”

Nah, bagaimana teman teman? Apa yang jadi jawaban teman teman saat mendapatkan pertanyaan seperti itu? Dipasang di roda bagian depan kah? Atau.. justru pilih untuk di pasang di roda belakang? Lalu bagaimana sebenarnya jawaban yang paling tepat untuk menjawab pertanyaan itu? Sepertinya mudah, namun jawabannya bisa menyangkut hidup dan mati kita sebagai penumpang atau pengendara.

Faktanya, banyak orang yang beranggapan bahwa ban baru haruslah ditaruh di roda depan. Hal ini didasarkan kepada pemikiran bahwa roda depan adalah bagian yang mendapatkan beban paling besar yaitu menopang mesin, dan juga sebagai center dari kendali kita. Benarkah itu? Dan juga tidak sedikit dari kita yang berpikir, bahwa penempatan itu tergantung kepada jenis penggerak roda yang dimiliki oleh kendaran kita. Jika dia penggerak roda depan maka taruhlah di depan. Sebaliknya, jika penggerak roda belakang maka ban itu pun seharusnya ditaruh di roda belakang. Benarkah ini?

Sebetulnya, jawaban dan alasan alasan di atas tidak tepat. Mengapa? Karena traksi paling maksimal pada roda belakang itu sangat penting. Kita bisa kendalikan roda depan kita dengan setir sehingga manipulasi traksi dapat dengan mudah kita lakukan. Bagimana dengan belakang? Tidak bisa! Oleh karena itulah maka posisi terbaik untuk menempatkan ban baru adalah di bagian belakang karena terkait dengan alasan keamanan dan keselamatan penumpang dari sisi perolehan traksi demi terjaganya keseimbangan kendaraan yang kita tumpangi atau kendarai. Jawaban ini diperkuat oleh seorang instruktur safety driving “Jakarta Defensive Driving Consulting” (JDDC) yang menyebutkan..

“Ban dalam kondisi paling baik, dipasang di belakang.. kalau roda depan, bisa dikendalikan melalui setir.” Ujarnya

Nah… sekarang sudah gak bingung lagi kan? Sip! Jangan lupa, mulai sekarang demi alasan keamanan dan keselamatan maka mulailah dengan memasang ban daam keadaan paling baik di roda bagian belakang. Dan ini berlaku untuk semua jenis penggerak loh, baik penggerak roda depan, roda belakang, ataupun All-wheel drive.

Be save and have fun!

One thought on “BAN DEPAN VS BAN BELAKANG

Leave a Reply

Top